Sepotong Coklat Kehidupan: Agustus 2013

Selasa, 13 Agustus 2013

Kupu - Kupu

sadarkah ?
wahai engkau yang indahkan kesepian
menyebarkan ketenangan dalam kekalutan
merakit patahan-patahan hati yang merana

tiap jengkal mata pandangimu
berbalas kilau kekaguman, menyingkap wujud aslimu
membeningkan pantulan mutiara suci

Senin, 12 Agustus 2013

Ai Shiteiru ~ (part 1)


Aku tak tahu bagaimana harus jelaskan. Tiba-tiba perasaan itu muncul. Saat pertama kita jumpa dan bertatap muka. Berpandangan. Mata melihat mata. Sudahkah saat itu benih cinta muncul? Atau hanya aku yang rasakan? Wajahmu itu tak asing, aku pernah melihatnya. Tapi dimana? Yang kutahu adalah, kau terlihat menarik di hadapanku. Terlepas dari siapa dan darimana engkau. Perasaan itu jatuh dan siap tumbuh.

                Aku ingin bercerita, tentang semua. Tapi semua tlah terlambat. Tak akan ada waktu lagi. Kau tahu? Walaupun sudah berjalan lama, rasa ini tetap sama kepadamu lagi. Ataukah aku tak punya pilihan? Ya sejujurnya aku punya pilihan. Tapi, yang kupikirkan hanyalah engkau seorang.

                Kau lagi apa? Masihkah engkau mengingatku? Atau

MENANGIS ? boleh boleh saja ^^


Pernahkah menangis? Atau malu untuk menangis? Tapi tahu nggak? Menangis itu berarti menandakan kalo hati kota itu gak keras-keras amat loo. Menangis bukan tanda kelemahan, menangis bukan lambang perempuan. Menangis memberi kita kesempatan untuk mengintruksi hati agar mampu ber”adaptasi” dan mencari jawaban akan keadaan.

Hati-hati kawan, kalo kita gak pernah nangis (bukan berarti kita boleh nangis terus-terusan) tapi sesekalilah dalam hidup dalam satu keadaan saat kita benar-benar merasa amat tak kuasa atau tak mampu menahan beban yang kadang terus datang dalam hidup, maka : MENANGISLAH! Luapkan segala yang mengganjal didada.

Dalam arti, menangis bukan meratapi keadaan tapi menangis disertai interopeksi pada diri sendiri. Apakah selama ini ada yang salah dalam diri kita, atau pernahkah kita melakukan satu perbuatan yang orang lain belum ikhlas

Kupu - Kupu (intro~)


                Hari ini siang pukul 13.00. Bel masuk tlah berbunyi hampir setengah jam yang lalu. Namun guru mapel belum datang juga. Udara hampir-hampir tak terasa panas walau sinar matahari bersinar dengan menyinari hutan bambu rindang di samping sekolah. Bambu itu terus saja bergesekan menimbulkan suara yang menambahi riuhnya suasana dalam kelas.

                Mereka ada yang bercanda, memaikan jendela, melempar buku-buku maupun mencoret-coret papan tulis. Papan yang semula bersih itu kini berisi gambar-gambar aneh yang tak dimengerti Nida. Ia memandangi sekeliling kelasnya, ia agak tertegun. Ada beberapa murid laki-laki yang asyik berlarian, ada juga ngrumpi dibelakang kelas. Entah apa

Jumat, 09 Agustus 2013

Inilah Gue

Assalamualaikum...

hai bro, gimana kabar hari ini ? semoga Alhamdulillah, Luar Biasa, Allahu Akbar! oke ? :D
Ane tau pada klik entri ini pada penasaran kan? Pada pegen tahu siapa ane? Dimana tempat tinggal ane? Dll?
Nah boleh kok ntar kalo penjelasan ane kurang panjang x lebaaar kalian nanya sendiri di akun ane ya?

Bismillahirahmanirahim...
Kenalin (ehm) sebenernya nama ane cukup pasaran kok, gampang ditemuin, tapi pasaran kelas tinggi looo (wkwkwk PD over dosis) . Oke, nih nama ane : Muhammad Abdurahman. Kalian boleh dah panggil siapa aja, "Rahman" boleh, "MUHAMMAD" juga boleh, bahkan ashhabiy fii ma'ahad manggil ane dengan "Em", singkat jelas dan padat bukan? Nah tapi yang penting jangan panggil ane dengan