Sepotong Coklat Kehidupan: Ai Shiteiru ~ (part 1)

Senin, 12 Agustus 2013

Ai Shiteiru ~ (part 1)


Aku tak tahu bagaimana harus jelaskan. Tiba-tiba perasaan itu muncul. Saat pertama kita jumpa dan bertatap muka. Berpandangan. Mata melihat mata. Sudahkah saat itu benih cinta muncul? Atau hanya aku yang rasakan? Wajahmu itu tak asing, aku pernah melihatnya. Tapi dimana? Yang kutahu adalah, kau terlihat menarik di hadapanku. Terlepas dari siapa dan darimana engkau. Perasaan itu jatuh dan siap tumbuh.

                Aku ingin bercerita, tentang semua. Tapi semua tlah terlambat. Tak akan ada waktu lagi. Kau tahu? Walaupun sudah berjalan lama, rasa ini tetap sama kepadamu lagi. Ataukah aku tak punya pilihan? Ya sejujurnya aku punya pilihan. Tapi, yang kupikirkan hanyalah engkau seorang.

                Kau lagi apa? Masihkah engkau mengingatku? Atau
sudah ada yang lain dihatimu? Ya, aku sadar. Bagaimanapun aku tak pantas mengharapkanmu. Sebelum aku mampu menata hidupku. Mengejar apa yang harus kukejar, prestasi. Masa mudaku memang tak sama dengan yang lain. Hutangku dimasa lalu belumlah mampu kubayar.

                Kita beda. Beda? Ya, dirimu dengan sejuta prestasi sedang aku masih belum apa-apa. Engkau tleh perlihatkan indah sayapmu. Sementara aku masih menjadi ulat bulu. Engkau tlah berikan manfaat, sedang aku hanyalah pengganggu.

                Aku bukan merendahkan dir, tapi inilah kenyataan. Dalam hidupku engkau telah merubah segalanya. Cara pandang, sifatku, bahakan cita-citaku pun engkau pengaruhi. Hingga kini kau tahu apa cita-citaku? Penulis.

                Tapi pantaskah aku bercita-cita seperti itu? Atau yang boleh hanya orang yang telah berbakat saja? Aku tak tahu. Atau man jadda wajada? Hanya yang mau dan berusaha pasti bisa?

                Kau indah. Tiada kata lain lagi. Indah! Bukam sebuah nama. Tapi itulah kata yang pantas untuk gambarkan dirimu.

                Bismillah, mulai hari ini, seperti pesanmu dulu. Aku berusaha takkan lagi memikirkan dirimu. Entah aku bisa atau tidak? Maukah kau lihat usahaku ini?

                Karena ku yakin dan kau pun yakin, jika suatu saat nanti kita tlah ditakdirkan bersama maka semua kan kembali. Dalam ikatan resmi cinta halal yang dapatkan pahala. Jika sekarang kita saling berjauhan, maka saat itu kita bisa sangat dekat. Jika selama ini kita menahan perasaan ini, maka saat itu kita diberi kebebasan untuk saling mengungkapkan. Jika sekarang berduaan bisa dapatkan dosa, maka saat itu bermesraan pun tak masalah, malah pahala yang kan kita dapat. Benar? J

                Ingatkan aku pada hari itu. Hari dimana impian kita kan bersatu. Melepaskan segala resah dan gelisah tuk raih bahagia. Iya? Bahagia dalam cinta.

                Masihkah kau mengharap itu terjadi? Kekuatan cinta sampai kapanpun benar-benar menjadi sesuatu yang ajaib. Ikatan di dalamnya memberi spirit dahsyat bagi yang merasakannya. Andai kita peka, maka sejujurnya tak perlu kita bicara. Dengan hati saja kita mampu menyampaikan pesan satu dengan lain tuk saling mengerti.

                Garis adalah? Apa kak? Garis itu adalah pertemuan 2 titik yang menjadi satu. Mereka mengisi satu sama lain hingga menciptakan bentuk. Dan kadang bentuk itu terasa biasa bagi manusia. Tapi garis itu selalu unik, ia kan membentuk sesuatu yang selalu menghubungkan tempat satu dengan lain. Hati satu dengan yang lain. Seperti saat ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar